Banda Aceh, Sabtu 12 Desember 2024 – Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFIS) Universitas Syiah Kuala sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) 2024, sebuah agenda tahunan yang menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan. Dengan tema “Regenerasi Kepemimpinan dalam Membentuk Kepengurusan yang Tangguh, Bermartabat, dan Berintegritas”, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 12–13 Desember 2024.

Musyawarah besar ini bertujuan untuk memilih ketua himpunan baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di HIMAFIS sekaligus memberikan pembelajaran kepada mahasiswa mengenai mekanisme musyawarah dan tata cara persidangan yang baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota HIMAFIS, yang turut memberikan dukungan dan masukan berharga selama proses musyawarah.

Dalam sambutannya, Ketua HIMAFIS periode 2023/2024, Qairisman, menyampaikan pesan penting tentang arti musyawarah sebagai sarana pembelajaran dan pembentukan karakter kepemimpinan. “Musyawarah Besar (MUBES) bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga momen di mana kita belajar bersama bagaimana proses persidangan yang demokratis berjalan. Siapapun yang terpilih nantinya merupakan kader terbaik yang dipilih langsung oleh mahasiswa Fisika. Kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab untuk membawa HIMAFIS ke arah yang lebih baik,” ujar Qairisman dengan penuh semangat.

Setelah melalui proses musyawarah yang dinamis dan demokratis, muncul dua nama calon ketua HIMAFIS, yaitu Aurel Agelsa dan Cleo Geubry Awwalia. Setelah sesi penyampaian visi dan misi serta diskusi terbuka, akhirnya HIMAFIS secara mufakat memilih Cleo Geubry Awwalia sebagai Ketua HIMAFIS periode 2024/2025.

Terpilihnya Cleo menjadi momen bersejarah bagi HIMAFIS, mengingat ia merupakan salah satu perempuan yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang kepemimpinan. “Cleo adalah sosok yang hebat, dan terpilihnya dia menjadi kebanggaan bagi kami semua. Ini menunjukkan bahwa HIMAFIS mendukung peran perempuan dalam kepemimpinan. Kami percaya Cleo akan membawa HIMAFIS ke arah yang lebih baik dengan visi dan komitmennya yang kuat,” ungkap salah satu anggota musyawarah.

MUBES HIMAFIS tahun ini juga memberikan ruang refleksi dan evaluasi terhadap kinerja himpunan selama satu tahun terakhir. Diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif menghasilkan banyak gagasan baru yang diharapkan dapat diimplementasikan oleh kepengurusan berikutnya.

Dengan berakhirnya MUBES 2024, HIMAFIS Universitas Syiah Kuala berhasil menunjukkan bahwa regenerasi kepemimpinan bukan hanya proses memilih pemimpin, tetapi juga membangun semangat kolaborasi, solidaritas, dan tanggung jawab. Harapannya, kepengurusan baru dapat membawa HIMAFIS menjadi organisasi yang semakin tangguh, bermartabat, dan berintegritas di masa mendatang.

Categories: